UCare Indonesia verify

Bantu 500 Anak Yatim Dhuafa Meraih Masa Depan Lewat Pendidikan

Rp1.087.001 Terkumpul dari Rp30.000.000

11 Dermawan

6 Hari

Rp16.386 Tersisa dari Rp1.087.001

Rincian Penggunaan Dana

https://bantusesama.co/bantuanbiayapendidikan
Pendidikan adalah hak setiap anak. Tapi bagi sebagian anak yatim dan dhuafa, bertahan di bangku sekolah saja sudah menjadi perjuangan yang sangat berat.
Salah satunya adalah Baim, anak yatim berusia 14 tahun. Sejak bayi, Baim telah kehilangan ayahnya karena kecelakaan. Kini ia hidup bersama ibunya yang berjuang seorang diri memenuhi kebutuhan keluarga dengan membuka warung jajanan kecil di depan rumah. Dari warung sederhana itu, sang ibu hanya mampu memperoleh penghasilan sekitar Rp30.000 per hari cukup untuk makan, belum tentu cukup untuk sekolah.
Ujian Baim tak berhenti di situ. Selama tiga tahun terakhir, ia berjuang melawan penyakit jantung rematik yang menyebabkan kelumpuhan pada kakinya. Untuk beraktivitas, Baim harus menggunakan kursi roda dan rutin menjalani kontrol serta suntikan setiap bulan. Meski demikian, semangatnya untuk tetap sekolah tidak pernah padam. Teman-temannya disana juga sangat supportif, tak jarang mereka mengantarkan Baim pulang.
Saat ini, Baim duduk di kelas 3 SMP, namun ia terancam tidak bisa mengikuti ujian akhir karena tunggakan biaya sekolah yang masih tersisa. Bagi keluarganya, jumlah tersebut terasa sangat berat. Sang ibu harus memilih: memenuhi kebutuhan makan hari ini, atau membayar biaya sekolah anaknya.
Padahal, Baim hanya ingin tetap sekolah, menyelesaikan pendidikannya, dan suatu hari nanti bisa membahagiakan ibunya.
Kondisi yang dialami Baim juga dialami oleh banyak anak yatim dan dhuafa lainnya. Mereka bukan tidak mau sekolah, bukan pula malas berjuang. Mereka hanya terhalang oleh keadaan.
Melalui Program Bantuan Biaya Pendidikan Anak Yatim dan Dhuafa, UCare Indonesia mengajak Sahabat untuk patungan kebaikan. Dengan Rp50.000, Sahabat sudah ikut membantu melunasi tunggakan biaya sekolah Baim dan anak-anak lain dengan kondisi serupa agar mereka tidak harus berhenti belajar di tengah jalan.
Bayangkan, dari patungan kecil yang terkumpul, Baim bisa kembali tenang belajar, mengikuti ujian, dan mempertahankan harapannya akan masa depan yang lebih baik.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Siapa yang menyelesaikan kesulitan seorang mukmin dari berbagai kesulitan dunia, niscaya Allah akan memudahkan kesulitannya pada hari kiamat.”
(HR. Muslim)
Sahabat, hari ini kita bisa menjadi jawaban atas doa seorang ibu dan harapan seorang anak. Mari patungan Rp50.000 untuk menjaga pendidikan Baim dan banyak anak yatim serta dhuafa lainnya karena satu langkah kecil kita, bisa menjadi perubahan besar dalam hidup mereka.

Pencairan Dana Rp400.000

09 February 2026

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, 
 
Alhamdulillah, pada 9 Februari 2026 LAZ UCare Indonesia menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada Muhammad Yusuf Ibrahim, siswa di Sekolah Al Alawiyah, Bekasi Barat.
 
Berdasarkan hasil asesmen, Ibrahim memiliki tunggakan biaya sekolah yang cukup besar, sementara ibunya, Ibu Nita, merupakan orang tua tunggal yang hanya mengandalkan penghasilan sekitar Rp30.000 per hari dari warung kecil. Kondisi rumah yang tidak layak huni juga semakin menambah berat perjuangan mereka.
 
Melalui amanah para donatur, bantuan biaya pendidikan sebesar Rp1.610.000 disalurkan langsung kepada pihak sekolah agar Ibrahim dapat tetap melanjutkan pendidikannya dengan lebih tenang. 
Selain itu, tim UCare Indonesia juga memberikan Parcel Sembako Mulia untuk membantu kebutuhan pangan keluarga menjelang Ramadhan.
 
Ibu Nita dan Ibrahim menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang sangat berarti bagi mereka.
 
Terima kasih kepada para donatur yang telah menjadi bagian dari harapan bagi anak-anak yatim dhuafa agar tetap dapat meraih masa depan melalui pendidikan.

Pencairan Dana Rp 513.000

07 February 2024

LUNAS, Tunggakan Biaya Pendidikan Darwin Lunas Dibayar Sedekahmu

Berkah sedekahmu, Alhamdulillah, Darwin kembali meniti pendidikannya di SMK Teknologi Nasional (23/01/2024).

Melalui bantuan tersebut, ia dapat melunasi biaya pendidikan yang sempat terhenti selama sebulan, sebesar 1,4 juta yakni SPP, uang kegiatan sekolah, uang ujian dan lainnya. Pertemuan dengan kepala sekolah dan wali kelas membawa kabar baik yakni sekolah memberikan keringanan untuk SPP Darwin yang semula 200ribu perbulan jadi 150ribu perbulan.

Terima kasih kepada insan dermawan yang telah memberikan dukungan ini, semoga kebaikanmu dibalas dengan berlipat ganda.

Donatur
Hamba Allah
Rp5.000
Esti
Rp222.001
Aisyah Salsabila
Rp10.000
Rahma
Rp50.000
Rahma
Rp30.000
Rahma
Rp20.000
Empty

Ayo bantu program ini dengan menjadi Fundraiser