Bantu Bu Sapuro (63) Berjuang untuk Cucu Disabilitas
Rp411.003
Terkumpul dari Rp100.000.000
26
Dermawan
6 Hari
Rp351.408
Tersisa dari Rp411.003
Rincian Penggunaan Dana
Donasi TerkumpulRp411.003
Biaya Pengembangan SystemRp18.495
Admin BankRp41.100
Dana TersalurkanRp0
Sisa Dana TersediaRp351.408
https://bantusesama.co/IbuPejuangNafkah
Di Usia Senja, Ibu Sapuro Asal Bekasi Masih Menjadi Tulang Punggung
Usia senja tak menghentikan langkah Bu Sapuro (63). Setiap hari, beliau masih berjualan lauk kecil-kecilan di depan kontrakan demi menyambung hidup keluarganya.
Bu Sapuro telah lama ditinggal suaminya. Sejak itu, ia menjadi satu-satunya sandaran bagi anak-anak dan cucunya. Anak bungsunya masih duduk di bangku kelas 3 SMP.
Sementara cucunya, Darel, adalah anak dengan kebutuhan khusus. Sejak usia 3 tahun, Darel mengalami sakit berat yang membuatnya tak bisa berjalan dan berbicara seperti anak seusianya. Kedua orang tua Darel telah lama meninggal dunia.
Di tengah keterbatasan itu, Bu Sapuro tetap berusaha bertahan. Namun kondisi kesehatannya pun tak selalu stabil. Saat penyakit lambungnya kambuh, ia terpaksa menutup warung, artinya hari itu tak ada pemasukan.
Bu Sapuro adalah satu dari sekian banyak Ibu Pejuang Nafkah.
Ibu-ibu yang tetap bekerja meski tubuh menua, yang merawat keluarga dengan kesabaran, dan bertahan meski keadaan tak selalu berpihak. Mereka berjuang dalam sunyi, tanpa banyak pilihan, demi memastikan keluarga tetap bisa makan dan bertahan hidup.
Melalui campaign Ibu Pejuang Nafkah, bantuan akan disalurkan dalam bentuk pangan, dukungan modal usaha, serta kebutuhan hidup dasar lainnya. Harapannya, para ibu dapat menjalani hidup yang lebih layak, lebih kuat, dan tetap bermartabat.
Mari hadir dengan dukungan nyata. Bersama, kita ringankan langkah Bu Sapuro dan para Ibu Pejuang Nafkah yang selama ini terus berjalan tanpa lelah.
Belum ada kabar implementasi terbaru! Tungguin ya!